Ber-asuransi, mau pilih asuransi jenis apa..?

allianz_02.jpgPernah mendengar nama “asuransi takaful” ? atau mungkin pernah mendengar “asuransi prudential” atau “asuransi allianz”..? Nah apa beda antara keduanya?

Orang bilang bahwa asuransi takaful adalah asuransi syariah. Sedangkan asuransi prudential atau allianz itu bukan syariah. Dimana perbedaannya? Kenapa disebut syariah, dan kenapa bukan syariah?? Berikut pembahasannya:

A. Definisi Asuransi Syariah Menurut DSN ( التعريف بالتأمين الإسلامي عند الهيئة الشرعية الوطنية )

Asuransi Syariah (Ta’min, Takaful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan / atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan), maysir (perjudian), riba, dzulm (penganiayaan), risywah (suap), barang haram dan maksiat.

B. Diantara Cikal Bakal Asuransi Syariah ( النشأة الموجزة للتأمين الإسلامي )

– Al-Aqila ( العاقلة )
Yaitu saling memikul atau bertanggung jawab untuk keluarganya. Jika salah satu anggota suku terbunuh oleh anggota suku yang lain, pewaris korban akan dibayar dengan uang darah (diyat) sebagai konpensasi saudara terdekat dari terbunuh. Saudara terdekat dari pembunuh disebut aqilah. Lalu mereka mengumpulkan dana (al-kanzu) yang diperuntukkan membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tidak sengaja.

– Al-Muwalah ( المولاة )
Yaitu perjanjian jaminan. Penjamin menjamin seseroang yang tidak memiliki waris dan tidak diketahui ahli warisnya. Penjamin setuju untuk menanggung bayaran dia, jika orang yang dijamin tersebut melakukan jinayah. Apabila orang yang dijamin meninggal, maka penjamin boleh mewarisi hartanya sepanjang tidak ada ahli warisnya.

C. Dasar-Dasar SyarÂ’i Asuransi Syariah ( الأدلة الشرعية لبناء التأمين الشرعي )

images.jpeg“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”

Ayat ini menggambarkan kepada kita tentang pentingnya planning atau perencanaan yang matang dalam mempersiapkan hari depan. Nabi Yusuf as, dicontohkan dalam Al-Qur’an membuat sistem proteksi menghadapi kemungkinan yang buruk di masa depan (QS. Yusuf/ 12 : 43 – 49)

2) Bahwa berasuransi tidak berarti menolak takdir.
Berasuransi tidaklah berarti menolak takdir atau menghilangkan ketawakalan kepada Allah SWT, karena :
Karena segala sesuatunya terjadi setelah berpikir dengan baik, bekerja dengan penuh kesungguhan, teliti dan cermat.
Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, semuanya ditentukan oleh Allah SWT. Adapun manusia hanya diminta untuk berusaha semaksimal mungkin.

Allah SWT berfirman QS.
Attaghabun/ 64 : 11

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللَّهِ

“Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah.”
Jadi pada dasarnya Islam mengakui bahwa kecelakaan, musibah dan kematian merupakan qodho dan qodar Allah yang tidak dapat ditolak. Hanya kita diminta untuk membuat perencanaan hari depan (QS. A-Hasyr/ 59 : 18)

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

والحمد لله رب العالمين

Rikza Maulan Lc MA
Sekretaris Dewan Pengawas Syariah

—————

D. Asuransi syariah memiliki beberapa ciri utama:

1. Akad asuransi syari’ah adalah bersifat tabarru’, sehingga tidak mengenal premi melainkan infaq ata sumbangan. Dan sumbanganyang diberikan tidak boleh ditarik kembali.

Atau jika tidak tabarru’, maka andil yang dibayarkan akan berupa tabungan yang akan diterima jika terjadi peristiwa, atau akan diambil jika akad berhenti sesuai dengan kesepakatan, dengan tidak kurang dan tidak lebih. Atau jika lebih maka kelebihan itu adalah kentungan hasil mudhorobah bukan riba.

2. Akad asuransi ini bukan akad mulzim (perjanjian yang wajib dilaksanakan) bagi kedua belah pihak. Karena pihak anggota ketika memberikan sumbangan tidak bertujuan untuk mendapat imbalan, dan kalau ada imbalan, sesungguhnya imbalan tersebut didapat melalui izin yang diberikan oleh jama’ah (seluruh peserta asuransi atau pengurus yang ditunjuk bersama).

3. Dalam asuransi syari’ah tidak ada pihak yang lebih kuat karena semua keputusan dan aturan-aturan diambil menurut izin jama’ah seperti dalam asuransi takaful.

4. Akad asuransi syari’ah bersih dari gharar dan riba. Sebab perusahaan asuransi diharamkan berinvestasi dengan cara konvensonal yang ribawi. Hanya boleh menggunakan sistem syariah, yaitu bagi hasil.

Selain itu jenis usahanya pun harus dipilih yang halal, tidak boleh misalnya untuk pabrik minuman keras, rokok, usah hiburan maksiat dan sebagainya.

5. Asuransi syariah bernuansa kekeluargaan yang kental.

E. Dari segi keuntungan duniawi maupun ukhrawi, asuransi syariah memiliki keunggulan.

a. Prinsip akad asuransi syariah adalah takafuli (tolong-menolong). Di mana nasabah yang satu menolong nasabah yang lain yang tengah mengalami kesulitan. Sedangkan akad asuransi konvensional bersifat tadabuli (jual-beli antara nasabah dengan perusahaan).

b. Dana yang terkumpul dari nasabah perusahaan asuransi syariah (premi) diinvestasikan berdasarkan syariah dengan sistem bagi hasil (mudharabah). Sedangkan pada asuransi konvensional, investasi dana dilakukan pada sembarang sektor dengan sistem bunga.

c. Premi yang terkumpul diperlakukan tetap sebagai dana milik nasabah. Perusahaan hanya sebagai pemegang amanah untuk mengelolanya. Sedangkan pada asuransi konvensional, premi menjadi milik perusahaan dan perusahaan-lah yang memiliki otoritas penuh untuk menetapkan kebijakan pengelolaan dana tersebut.

d. Bila ada peserta yang terkena musibah, untuk pembayaran klaim nasabah dana diambilkan dari rekening tabarru (dana sosial) seluruh peserta yang sudah diikhlaskan untuk keperluan tolong-menolong. Sedangkan dalam asuransi konvensional, dana pembayaran klaim diambil dari rekening milik perusahaan.

e. Keuntungan investasi dibagi dua antara nasabah selaku pemilik dana dengan perusahaan selaku pengelola, dengan prinsip bagi hasil. Sedangkan dalam asuransi konvensional, keuntungan sepenuhnya menjadi milik perusahaan. Jika tak ada klaim, nasabah tak memperoleh apa-apa.

f. Adanya Dewan Pengawas Syariah dalam perusahaan asuransi syariah yang merupakan suatu keharusan. Dewan ini berperan dalam mengawasi manajemen, produk serta kebijakan investasi supaya senantiasa sejalan dengan syariat Islam. Adapun dalam asuransi konvensional, maka hal itu tidak mendapat perhatian.

19 Responses to “Ber-asuransi, mau pilih asuransi jenis apa..?”

  1. buchin Says:

    benar2 lengkap.

  2. Moh.Ningamullah Says:

    sangat bagus artikelnya, bagus lagi kalau mengisi di kolom majalah biar banyak orang lebih faham mengenai hal ini

  3. heru Says:

    AsS,.,
    Saat ini saya sedang menyusun skripsi tentang perhitungan bagi hasil atau mudharabah. Namun saya mempunya beberapa kendala dalam menemukan “ARTI” dan “MAKSUD” dari istilah2:
    1. Timbangan (yabg digunakan untuk mengekur lama pengendapan dana)?
    2. Pengendapan dana?
    3. Premi tertimbang?
    4. Uderwriting surplus tertimbang?
    5. Premi bruto rata2 tertimbang?
    6. Underwriting surplus rata2 tertimbang?
    Mohon bantuannya dalam menemukan “ARTI” dan “MAKSUD” dari istilah2 tersebut.
    Tolong emailkan ke aku ya…
    heru_768@yahoo.co.id
    Syukran.,.,.

  4. Rochanandi Says:

    AssWrwb, Mohon ijin untuk dapat mencopy materi diatas untuk bahan pertimbangan memilih Asuransi Syariah. Wassalam

  5. pribadidewa Says:

    waduu.. pak bos kamal .. artikel yang sangat buaguss sekali ..
    btw asuransi syariah kalo lewat premi dan kelupaan bayar gimana ya .. angus gak ??
    btw adakah buku yang mengupas lebih detail lagi

  6. Jajang Nurjaman Says:

    Assalamu’alaykum Wr Wb

    Kalo’ menurut saya, yang terpenting dari asuransi syariah itu adalah prinsip dan pengelolaan dananya yang harus Syariah (terpisah dari pengelolaan dana konvensional). Selain itu ada Dewan Pengawas Syariah yang disahkan oleh DSN MUI Pusat. Jadi asuransi syariah bukan hanya Takaful, tetapi perusahaan lain yang sudah disahkan MUI juga syariah, misal : Allianz Syariah, AIA Syariah, Panin Life Syariah, BNI Life Syariah, dan lain-lain.

  7. yuana Says:

    Ass..
    sekarang ini sy sedang menyelesaikan skripsi mengenai “analisis kegiatan distribusi dana klaim pd asuransi X”
    sy masih kesulitan mengenai teori distribusi dan pengelolaan dana klaim sendiri, mohon bantuannya terimaksih

  8. Hary Rhamdany Says:

    Bagus dan jelas sekali keterangannya, coba publikasinya di perluas agar setiap orang memahami dan tidak ada salah persepsi ttg syariah itu sendiri dan berlaku u semua kalangan dan tidak terbatas pada 1 (satu) keyakinan saja.

  9. wira Says:

    yups.. setuju pendapat Mas Jajang. Perusahaan2 itu masing2 juga sudah mengeluarkan produk mereka yg berbasis syariah. Tambah satu list lg di Prudential, PruSyariah..

  10. Sagita Says:

    mau nanya dong. saya dan suami berniat untuk ikut salah satu asuransi syariah. tapi bingung yang mana. kalo asuransi takaful susah, soalnya premi harus dibayar tahunan atau sekaligus. sementara dana untuk bayar setahun itu gak ada. maunya nyari yang bulanan aja bayar preminya. jadi gak berat rasanya di kita. please reply ke email saya.
    makasih banget buat bantuannya ya

  11. Ronny Says:

    Ibu Sagita, bisa hubungi saya di ronnieliem2u@yahoo.com ato HP 0816516116 untuk masalah asuransi

  12. rahmad Says:

    Sekedar Info, ditujukan untuk Kaum Muslim khususnya. Mhn teliti dulu dalam mengambil kontrak asuransi syariah. walau label luarnya “syariah”. Apabila sumber negara asalnya Bukan syariah khawatirnya dana yg kt investasikan dihisab dihadapan ALLAH untuk membantu Zionis Yahudi La’natullah . Tlh Seach di Google: “CFR JEWISH “, disitu ada nama sebuah Perusahaan Asuransi Besar dunia yg baru buat Produk syariah yg membiayai perjuangan Dewan Hubungan Luar Negeri AS buatan Yahudi.Smg Kt dijauhi dari Fitnah Yahudi & antek2nya.Wallahu a’lam Bishowwab.
    Your BRO- Rahmad
    Jazakallah Khiran

    • cikcik Says:

      السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

      Saya tertarik dgn tulisan anda ttg perusahaan asuransi yg berafiliasi dgn zionis. Anda menulis ttg CFR Jewish. Tp mohon maaf, bolehkah sy di share link-nya? Terlebih lgi sy g bgtu paham dgn bahasa inggris. Sekali lgi mhn bantuannya dan trimakasih. Email saya : proestaci@gmail.com
      Jazzakallah

      وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

  13. cindra rusni Says:

    Alhamdullilah, terima kasih pencerahannya pak.

    Jadi sudah jelas ya pak, asuransi yang benar2 syariah adalah TAKAFUL.

    Jazakillah, Wassalam
    Rusni, Financial Planner PT Asuransi Takaful Keluarga
    Ph; 021 98615909 / 081315256839
    Http.://www.takaful99.blogspot.com

  14. ANDI Says:

    Asuransi syariah bertujuan Melindungi Pesertanya dari ketidakjelasa,perjudian,riba,dan unsur unsur haram.

    Terima Kasih pak atas penjelasannya

  15. ojan Says:

    untuk comment mengenai link cfr dr bro rahmad, di situ disebutkan beberapa nama perusahaan seperti toyota, prudential, dll.. tapi tolong dibaca secara teliti dari atas artikelnya.. perusahaan2 tsb bukan sbg pembiaya perjuangan yahudi (emang ada tulisannya di situ? dibaca detil gk tuh, bhs inggrisnya..), tapi itu adalah nama2 perusahaan yg beriklan dalam directory cfr, semacam yellow pages lah.. tolong dicek dulu sebelum menyebar berita di situs umum seperti ini. tks

  16. cikcik Says:

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

    Saya tertarik dgn tulisan anda ttg perusahaan asuransi yg berafiliasi dgn zionis. Anda menulis ttg CFR Jewish. Tp mohon maaf, bolehkah sy di share link-nya? Terlebih lgi sy g bgtu paham dgn bahasa inggris. Sekali lgi mhn bantuannya dan trimakasih. Email saya : proestaci@gmail.com
    Jazzakallah

    وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: