pake lensa kontak lagi nih..

Hari ini hari pertama saya mencoba memakai lensa kontak (soft lenses). Mumpung ini hari sabtu, gak terlalu banyak aktifitas yang membutuhkan mobilitas tinggi.

Dulu sebenarnya pernah memakai lensa kontak pas sejak awal di SMA, tahun 1997, sampai akhir semester enam, tahun 2003. Cuman waktu itu gak pake lensa kontak lagi, karena angka silinder saya sudah mulai naik, sudah diatas angka satu waktu itu, sehingga masih bisa diabaikan dan dianggap tidak ada. Apalagi jika dibandingkan dengan angka minus yang sudah mencapai angka enam, maka angka silinder dibawah satu itu masih gak ada apa2nya. Gak terlalu ngaruh dengan penglihatan. Iya waktu itu belum ada lensa adved_1134041290.jpgkontak yang ada silindernya.

Oh ya, spesifikasi lensa kontak yang saya pakai (seingat saya..), optima toric, left eye minus 6.00 cylincer 2.00, right eye minus 6.00 cylinder 1.75. Beda dengan spesifikasi aktual mata saya, yakni left eye minus 6.75 cylincer 2.50, right eye minus 6.25 cylinder 2.00. Iya ada selisih sedikit, karena memang biasanya kalo untuk pemakai lensa kontak nilainya dikurangi sedikit, sekitar 5-10% dari angka minus aselinya. Karena pada saat memakai lensa kontak, benda lensa kontaknya itu menempel di kornea, sehingga spesifikasi lebih rendah karena lebih dekat dengan mata kita. Beda dengan penggunaan kaca mata yang lensa kacamatanya berjarak sekitar 1-1,5 cm dari kornea mata.

Sebenarnya kalo misal ditanya, kenapa kok milih lensa kontak daripada kacamata, maka akan ada beberapa pertimbangannya. Penggunaan lensa kontak ada kelebihan, dan tentu saja ada kekurangan. Kelebihannya, simpelnya, penggunaan lensa kontak lebih praktis, gak ngeribetin wajah, gak berat, alasan penampilan juga, gak takut resiko kesenggol, dan beberapa pertimbangan yang lebih mengarah pada alasan simple & practical. Cuman resiko dan konsekuensi lensa kontak juga relatif lebih besar, sepadan dengan kepraktisannya. Mulai dari cara perawatan yang lebih susah, resiko mata kering dan iritasi (bahkan sampai infeksi jika perawatannya tidak bagus), sampai dengan kalo jatuh dan hilang, harga lebih, dll. Iya kalo dihitung sama saja, tinggal gimana orangnya, mau pilih yang mana.

Hmm.. kira2 gambaran ttg lensa kontak dapet kutipan artikel bagus nih..

——————————

Menghindari Komplikasi karena Lensa Kontak

Awal April lalu, Umi Lestari (26 tahun) menjalani operasi cangkok kornea pada mata kirinya. Ini dilakukan karena kedua matanya sudah tidak berfungsi. Mata sebelah kanan minus 16. Sedangkan mata sebelah kiri semula minus 3,5, namun karena terkena infeksi, akhirnya tidak bisa digunakan untuk melihat.

Umi kemudian bercerita, untuk mendukung penglihatannya, ia menggunakan kaca mata selama lebih dari sepuluh tahun. ”Pada bulan Desember 2003, saya mulai menggunakan lensa kontak karena ingin ganti penampilan,” katanya. Namun, baru dua bulan pakai lensa kontak, mata kirinya terasa gatal. Ia pun pergi ke dokter, dan hanya diberi obat tetes mata. Memang, rasa gatal agak berkurang. ”Tapi malam harinya, mata saya yang kiri sudah mengerikan, bola mata yang hitam berubah putih semua dan tidak bisa untuk melihat. Kata dokter, mata saya terkena infeksi pseudomonas,” cerita Umi.

Tentu saja, Umi stres berat. ”Alhamdulillah dalam waktu sebelas bulan, ada donor mata untuk cangkok kornea saya. Sekarang saya sudah bisa melihat lagi,” tutur Umi yang sekarang pulang ke rumah orangm tuanya di Miliran, Mendak, Delanggu, Jawa Tengah ini.

Menurut Ketua Bank Mata Cabang Yogyakarta, dokter Wasisdi Gunawan, SpM(K), menggunakan lensa kontak memang banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Semisal, silindernya tidak boleh tinggi, air mata harus normal, setiap malam lensa kontak harus dilepas dan dibersihkan. ”Bila ada keluhan agak merah sedikit jangan dipaksakan, karena kalau lupa membersihkan, nanti terjadi infeksi,” kata Wasisdi.

Memang, tak semua infeksi di kornea itu bahaya. Kalau kumannya biasa, maka diberi obat mata biasa pun, bisa cepat sembuh. Namun, kalau kumannya ganas seperti pseudomonas, kornea mata bisa cepat rusak. ”Kalau diobati pasti meninggalkan bekas yang banyak. Semuanya keruh total sehingga tidak bisa melihat. Karena itu untuk mengatasinya harus dicangkok kornea dari donor mata,” lanjut Wasisdi.

Karena itu, bila ada pasien hendak memakai lensa kontak. Wasisdi selalu melakukan serangkaian pemeriksaan pada si pasien. Ia periksa dulu air matanya, kelengkungannya, ada alergi atau tidak, pernah menderita infeksi kronis atau tidak. ”Selain itu, saya beritahu juga risiko dan cara perawatannya. Bila bisa disiplin, silakan pakai, tapi bila tidak bisa disiplin, jangan pakai lensa kontak,” jelas Wasisdi yang juga bertugas sebagai staf medik fungsional pada Bagian Penyakit Mata Rumah Sakit Dr Sardjito/FK UGM ini. Menurutnya, siapapun yang hendak menggunakan lensa kontak, haruslah sepengetahuan dokter, dikontrol dulu matanya, dan harus bisa disiplin dalam merawat lensa kontaknya.

Merawat lensa kontak
Lensa kontak adalah lensa yang diletakkan pada permukaan kornea dan sklera. ”Lensa kontak ini langsung berhubungan erat dengan jaringan mata dan menempel langsung ke kornea serta selaput lendir konjungtiva. Karena itu, kemungkinan terjadinya komplikasi sangat besar,” kata  Wakil Direktur Pelayanan Keperawatan RS Mata ‘Dr YAP’ Yogyakarta, dr Hj Enni Cahyani Permatasari SpM MKes.

Komplikasi itu sendiri terjadi karena adanya bahan kimia dan benda-benda dari luar yang terkandung dalam lensa kontak. Dan bahan-bahan yang mungkin bersifat toksik ini bisa menembus masuk ke mata. ”Oleh karena itu, sangat ditekankan bagi para pemakai lensa kontak untuk menjaga kebersihan.”
Untuk itu, Enni memberi beberapa tips merawat lensa kontak, yakni:

* Lensa kontak kaku (LKK
Memerlukan tiga macam cairan untuk perawatan yaitu cairan pencuci lensa (cleaning solution) untuk membersihkan lensa sebelum dan setelah dipakai, cairan pelumas (wetting solution) agar daerah antara kornea dengan lensa kontak tetap basah dan licin, sehingga lensa kontak dapat melekat nyaman di kornea. Cairan ketiga adalah soaking solution (cairan perendam). Kotak penyimpanan lensa kontak (soaking case) biasanya diberi cairan ini sehingga lensa yang disimpan di dalamnya tidak mudah tergores.

* Lensa kontak lunak (LKL)
  Lensa ini memerlukan perawatan yang lebih rumit, ada perawatan harian dan perawatan mingguan.

Perawatan harian
Lensa dilepas, lalu bilas dengan cairan NaCl 0,9 persen, kemudian      dicuci dengan larutan pencuci LKL. Setelah itu, bilas kembali dengan      NaCl 0,9 persen. Simpan di dalam kotak penyimpanan yang telah diisi dengan larutan disinfeksi 2/3 bagian untuk merendam. Bila hendak dipakai kembali, lensa dibilas dulu dengan NaCl 0,9 persen.

Perawatan mingguan: 
   Perawatan ini bertujuan untuk menghilangkan deposit atau endapan protein yang menempel pada lensa kontak. Anda perlu tahu, air mata      mengandung protein dan lemak. Untuk membersihkan endapan itu, gunakan tablet yang mengandung enzim papase, tapi bisa juga enzim lainnya.
Cara menggunakan tablet ini adalah, masukkan tablet ke dalam kotak penyimpanan yang telah diisi dengan larutan NaCl 0,9 persen, tunggu sampai tablet larut (jika perlu dikocok). Masukkan lensa yang telah dibersihkan ke dalam kotak penyimpanan itu sekitar 15-45 menit. Setelah itu, LKL dicuci dengan cairan pencuci lensa dan dibilas dengan NaCl 0,9 persen. Lalu, rendam LKL di dalam larutan perendam (soaking solution) minimal empat jam. ”Maka, lensa siap dipakai kembali. Untuk menghilangkan deposit, biasanya dilakukan pada malam hari,” demikian Enni.

———————— 

Nah, bagi anda yang memilih berkacamata atau memilih berlensakontak, pasti ada pertimbangan tersendiri..🙂

20 Responses to “pake lensa kontak lagi nih..”

  1. rossy Says:

    apakah ada kemungkinan ada keusakan mata jika kita memakai lensa kontak selama bertahun-tahun? (lensa kontak setiap malam dilepas, kadang sesekali pernah tidak dilepas karena lupa!)
    makasih

  2. kamale Says:

    seperti yang saya ceritakan, saya pernah memakai lensa kontak mulai dari tahun 1997 hingga tahun 2003. Berarti sekitar 6 tahun. Dan waktu itu, saya termasuk kategori pengguna lensa kontak yang agak kurang baik. Karena walau tidur, seringkali saya masih memakainya, dan biasanya baru dicuci setelah 3-4 hari, kadang2 malah seminggu sekali.

    Iya sebenarnya itu contoh yang tidak baik, tapi dari enam tahun memakai lensa kontak tersebut, alhamdulillah, mata saya tidak mengalami kerusakan..

    Namun alangkah lebih baik, jika menggunakan lensa mata dengan tata cara perawatan yang benar (seperti ditulis diatas). Yakni harus rajin dicuci dan direndam setiap hari, trus kalo malam tidur juga sebaiknya dilepas, dan berganti lensa kontak jika sudah kadaluwarsa (tergantung jenis lensa kontak, bisa sebulan, 6 bulanan atau jenis lensa kontak setahunan).

    Catatan juga: jika ada mata terasa iritasi, agak merah atau kenapa-napa, segera hentikan pemakaian lensa kontak dan hubungi dokter, karena daya kekuatan dan resistansi mata setiap orang berbeda-beda. Ada yang peka dan ada yang kuat.

    Sekian, semoga bisa membantu..

  3. julfirda Says:

    saya baru memakai lensa kontak 3 bulan dan saya bekerja dilapangan.sebagai medikal representative.
    saya ingin bertanya dimana saya bisa mendapatkan cairan lkl dan apa namanya. begitu juga dngan cairan desinfktan. apa namanya dan dimana mendapatkannya? mohon bantuannya. terima kasih

  4. kamale Says:

    Mbak Julfirda, di optik yang menjual soft-lenses umumnya menyediakan cairan LKL itu. Dijual bebas. Biasanya buat mencuci dan merendam sof-lenses tsb. Merk dagangnya macam2 kok.
    Thanks.

  5. stephanie Says:

    gw ini pemakai kaca mata. gw pengen nyoba soft lens, tp g dibolehin soalny gw ad penyakit kencing manis/diabetes. mank bahaya ya? thxthxthx

  6. inna Says:

    Sdh 3 thn ini saya menggunakan soft lens dan alhamdulillah selama ini nggak da mslh serius,krn sy sll disiplin dlm pnggunaan dan perawatannya.Dalam beraktivitas sehari hari saya sll menggunakan soft lens ttpi jika saya beraktivitas di ruangan terbuka ato bbs sy sll gnkan kc mta plidung agar tidak kmasukan debu,krn kl lg mnggunakan soft lens lalu kmsukan debu wlau sdktpun rsanya psti sngat mengganggu dan mata kta trs tdk nyaman.Mslah prwtan,skrang di optik2 sdh trsedia solution complete,jd kt tdk prlu lg mmbli enzim atau larutan pembersih dan perendam lainnya,cranya sngat mdh skli kta ckup membersihkan beberapa kl soft lens sblum kt pake dan sebelum kt simpan,air rendaman jg hrus diganti maksimal 3 hri sekali,dan kt jg harus melepas soft lens jika hendak tidur.Insya’allah jk kt gunakan dan bersihkan soft lens dngn cara yang baik dan benar,walaupun kt gnukan dalam waktu jangka panjang tidak akan terjadi masalah yang serius pada mata kita…….

  7. kamale Says:

    Memakai soft lenses, asalkan perawatannya teratur, maka aman kok. Sekalian membiasakan diri kita utk berdisiplin..🙂

  8. Wahyudi Says:

    Saya bru saja beberapa hari memakai lensa kontak dan sebelumnya tidak konsultasi dg dokter. Mata saya rasanya pedih, Apakah karena mata saya blum terbiasa? Trus,jika terkena air tidak apa apa? Masalahnya kan repot jika harus melepas lensa kontak setiap akan mandi…
    Trus apa bedanya lesa keras dg lensa lunak?

  9. DheaPutry Says:

    saya baru 5 bulan memakai lensa kontak yang bermerk X2 berwarna Grey dengan minus kiri 2.00, dan minus kanan 2.50, saat saya pakai beberapa waktu yang lalu, saya rasa lensa kontak itu sudah menempel di korne saya, tetapi sewaktu saya kedipkan ke dua mata saya lensa kontak itu terbawa ke atas bola mata dalam kedipan itu, lalu saya congkel dengan jari saya dan akhirnya kontak lensanya dapat dicopot, sedikit iritasi pun terjadi, dan mata saya pun 6 minggu membengkak. Thanx .

  10. arman Says:

    Saya arman, pemakai lensa kontak hampir setahun, ak pemakai lensa kontak yang sebulan ganti. allhamdulilah engga knapa2x. mungkin mataku termasuk yang tidak peka. paling suka kering aja klo kelamaan tatap kompie. tiap malem direndam. tiap bulan ganti tempatnya.

  11. Ardy ajje Says:

    Boleh gak kalo sy pake soft lens…tapi gak sakit mata..cuma buat gaya aja?? Boleh gak?

  12. farida Says:

    Salam,
    saya baru baca postsan ni. Saya pengguna sofl lens baru. Saya pake yang warna. setelah dipake kok warnanya ga nutup kornea yang paling luar. Jadi keliatan aneh. Kalo saya pake ukuran CB dan diameter yang setingkat dibawah ato diatas dari anjuran dokter gimana ya akibatnya? Ukuran lens saya -1.75 kanan dan -4,75 kiri CB 8,6 dan diameter 14,00

  13. Eva Says:

    Sy br aja mncoba pk softlens, alhamdulillah bisa walaupun agak lm. N alhamdulillah saat mmakai mata sy mrasa sprti tdk mmakai softlent (nyaman). itu apa krn mata sy trmsuk yg tdk peka n apa sy aman mmkai soflens, krn sblmx tmn2 prnh blg kl mke serasa ada pasir2 dimata.

  14. dessy Says:

    hello =)
    perkenalkan saya dessy, saya mau tanya dumz..
    saya ini pakai lensa kontak kira2 ud 3 tahun..
    hanya saja saya masih penasaran, apakah pemakaian lensa kontak bisa di balik? maksud saya bukan lensa untuk mata kiri di pakai di kanan atau sebaliknya lho.. maksud saya adalah menggunakan softlense yg tadinya bag lengkung dalam di balik di bag lengkung luar..
    buat yg tau mohon infonya y =)
    terima kasih ^^

  15. fajriyah Says:

    Askum
    mbak INNA…klo softlens cleaner yg sekarang2 ini apa sudah berarti mengandung saline+LKL?? brrti udh ckup dengan 1cleaner itu aja y?

  16. Hotaru Says:

    Jadi cairan untuk softlens itu harus 3 macam? Tapi aku lihat, ada temanku yg hanya menggunakan 1 cairan tetapi digunakan untuk merendam, mencuci dan membasahi mata. Apakah memang bisa seperti itu?

  17. チャットレディ パート Says:

    チャットレディを募集 http://www.pinkjj.com/?c=65 チャットレディ  チャットレディ パート

  18. Melisa Says:

    Sya bru memakai soft lens, dngan min 2, kiri dan kanan, knpa lensa y 1 terasa gatal wktu dipakai, mski ditukar posisinya, apa mungkin sobek atau gimana?

  19. Mira Says:

    Saya Mira di medan.. dah pakai softlens -+ 2 tahun n stiap tahun-a ganti.. Tp.. Stiap kali awal ganti soflens kepala saya terasa berat.. Lama kelamaan hilang.. Apa itu tidak apa2..

  20. okezone Says:

    Cantik banget laahh photonyaa…Mauuu…Mba,,,.gue dapet online shop baru nih yang dapat dipercayasoflen online acuvue, x2 dengan harga terjangkau dan gratis ongkos kirim.
    Bagoooeeesss.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: