indonesia merdeka.. merdeka..

Cuplikan reff lagu kebangsaan indonesia raya:

“Indonesia raya.. merdeka.. merdeka.. tanahku, negeriku, yang kucinta.. Indonesia raya.. merdeka.. merdeka.. hiduplah Indonesia raya..”

Jadi ingat pas waktu masih sekolah, setiap senin pagi, selalu ada upacara bendera. Tak lupa lagu kebangsaan Indonesia Raya selalu dikumandangkan. Sebuah lagu karya W.R. Supratman yang “harusnya” bisa membangkitkan jiwa patriot dan rasa kebangsaan kita pada negeri ini.

Kenapa saya bilang “harusnya”..?? karena seringkali ketika mendengar atau ketika sedang menyenandungkan lagu ini, juga belum terlalu bisa membangkitkan. Kalo dulu pas waktu mata pelajaran PPKN/pancasila, katanya seh harus bisa menghayati.. hmm..🙂 Iya mungkin bisa, tapi hanya pada saat momen tertentu baru bisa mujarab. Misal ketika lagu ini dinyanyikan ketika putra negeri ini mendapat medali emas olimpiade Fisika, atau ketika momen2 istimewa lain.

Iya, rasa terimakasih pada Bpk W.R. Supratman atas keindahan karya seninya.. =D>

Sebenarnya disini, saya lebih ingin membahas mengenai salah satu kata dan makna dari lagu ini, yaitu “merdeka”. Mumpung ini kebetulan bertepatan dgn HUT ke-61 negeri ini.

Merdeka artinya bebas, merdeka, independence. Tidak ada superior yang membelenggu. Tidak ada superior yang menguasai. Tidak ada superior yang menjajah.

Merdeka bukan berarti tidak ada aturan. Bukan berarti selalu menang sendiri. Bukan berarti bebas sebebas-bebasnya tanpa mengenal lingkungan.

Nah, seringkali ada pertanyaan disana-sini, apakah negeri kita sudah benar-benar merdeka? Kenapa masih ada pihak luar yang mengintervensi beberapa kebijakan di negeri kita? apakah ketika sebagian besar BUMN ini “dibeli” oleh pihak asing berarti kita belum merdeka (karena BUMN itu: N=negara && negara = bukan indonesia)? Apakah ketika sektor perekonomian dan beberapa aspek penting terkait hajat hidup orang banyak itu dikuasai oleh pihak luar, berarti negeri kita belum merdeka?? Dan apakah ketika budaya kita juga seolah tanpa “jati diri” dan “terwarnai” oleh pihak luar itu berarti juga negeri ini belum merdeka??

Lha kok jadi ajang protes2 gini.. hehe..🙂

Btw gini, apapun itu, segala yg terjadi pada negeri ini adalah cerminan dari setiap pribadi para penghuni negeri ini. Apa yang bisa kita lihat pada wajah negeri ini, maka sesungguhnya itu adalah wujud dari wajah setiap penghuni negeri ini. Termasuk Anda. Termasuk saya juga..

Maka ketika kita ingin negeri ini sedikit berubah wajah. berubah menjadi lebih baik, berwajah lebih cakep, lebih keren dan lebih disegani, maka tentu saja harus diawali dari perbaikan di setiap unsur penghuni negeri ini. Harus dari diri Anda. Dan harus dari diri saya juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: