diam tanpa suara,
hening tanpa nada,
sunyi senyap..
hanya tampak gerak perlahan
di antara dua bibir pucatnya..
dia diam,
tak punya energi tuk bersuara..
tak bisa berkata
walau hanya secercah..
namun,
aku tahu tatap wajah itu..!
aku sangat paham dengan bahasa sorot matanya..
sorot mata bertabur cinta..
walau mungkin sudah lebih dari empat tahun
lumpuh seluruh badannya..
namun tatap mata kasihnya
tak pernah padam..
pancaran sayang darinya
senantiasa menghangatkan..
selalu…
(sudut bilikku.. Rabu 21 dec 2005, 23:14)

